
Pakan
merupakan salah satu input produksi yang sangat menentukan keberhasilan
usaha peternakan karena secara langsung mempengaruhi produktivitas dan
efisiensi. Pada ternak ruminansia, hijauan pakan masih merupakan
komponen utama dalam sistem pakan dan merupakan sumber pakan yang
relatif murah disebagian besar agro-ekositem di Indonesia. Hijauan
pakan di daerah tropis seperti Indonesia cenderung memiliki kualitas
nutrisi yang lebih rendah dibandingkan dengan hijauan di daerah beriklim
sedang, karena proporsi serat yang tinggi, kandungan protein yang
rendah serta potensi defisiensi beberapa unsur mineral. Disamping itu,
ketersediaannya cukup berfluktuasi, terutama akibat pengaruh curah
hujan. Kuantitas dan kualitas hijauan pakan akan menurun selama musim
kemarau dan menyebabkan produksi ternak dapat menurun secara drastis.
Ketersediaan tanaman pakan yang memiliki kualitas nutrisi tinggi dan
mampu tumbuh sepanjang tahun diharapkan dapat mengatasi fluktuasi
tersebut.
Penelitian tentang potensi Indigofera spp. Sebagai salah satu jenis
hijauan pakan ternak, khususnya ternak ruminansia telah dilakukan cukup
intensif oleh berbagai institusi dan telah dipublikasi diberbagai
jurnal ilmiah maupun publikasi lainnya. Hasil penelitian ini
mengindikasikan bahwa Indigofera spp. memiliki potensi yang tinggi
sebagai sumber pakan berkualitas tinggi dengan adaptasi yang baik
terhadap kekeringan. Oleh karena itu, tumbuhan ini merupakan alternatif
sumber pakan yang menjanjikan untuk mendukung pengembangan ternak
ruminansia di berbagai agroekosistem. Tersebarnya hasil-hasil penelitian
pada berbagai publikasi dengan aspek penelitian yang beragam
menyebabkan informasi tentang Indigofera spp. terkait perannya dalam
pertanian secara umum sulit untuk digunakan sebagai rujukan dalam
rekomendasi pemanfaatannya secara optimal.
Pembuatan buku tentang Indigofera ini bertujuan untuk merangkum,
menelaah dan menganalisis berbagai aspek tentang Indigofera dalam
kaitannya dengan pertanian. Aspek yang ditampilkan merupakan rangkaian
topik yang bersifat hulu sampai hilir, yaitu menyangkut aspek taksonomi,
eksplorasi dan koleksi, produksi benih dan perbanyakan tanaman,
agronomi dan ekofisiologi, potensi sebagai pakan, kandungan senyawa
sekunder yang bersifat antinutrisi, serta penelitian mendatang yang
diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan Indigofera dalam pertanian.
Semoga buku ini dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat bagi
berbagai pihak dalam rangka pengembangan pertanian khususnya peternakan
di Indonesia.
Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi : Download (512 Kb)
BAB I dan BAB II : Download (770 Kb)
BAB III : Download (1.162 Kb)
BAB IV dan BAB V : Download (1.621 Kb)
BAB VI : Download (945 Kb)
BAB VII : Download (1.068 Kb)
nice gan infonya, kunjungi http://tinyurl.com/qf8ws7h
BalasHapus